Minggu, 03 November 2019

Tinggi Kalori, Ini Tips Sehat Minum Bubble Tea Tanpa Takut Gemuk

Bubble tea satu diantara minuman modern yang tengah popular. Minuman asal Thailand memiliki bahan basic teh, susu serta bobba (bola-bola mutiara kenyal dari tepung singkong) ini nyatanya popular tidak cuma di Indonesia tetapi di semua Asia.

Rasa fresh, manis serta struktur kenyal dari bobba waktu menyeruputnya membuat bubble tea jadi diva. Tetapi, tahukah Anda walau memiliki bahan basic teh hitam serta teh hijau, mengonsumsi bubble tea nyatanya beresiko buat kesehatan?



Nyatanya hal tersebut cukup beralasan. Dikutip situs World of Buzz, satu riset yang dikerjakan the Mount Alvernia Hospital di Singapura menyebutkan faedah teh hitam serta teh hijau pada bubble tea akan hilang bila dipertemukan dengan non diary creamer (krimer nabati).

Seperti yang banyak disebut dalam jurnal riset jika teh memiliki kandungan anti-oksidan yang dapat menahan kanker, permasalahan kardiovaskular sampai diabetes. Tetapi, mencampurkan non diary krimer serta Bobba (bahan basic tapioka) nyatanya bawa efek berlainan.

Anti-oksidan yang bersatu dengan protein nabati krimer akan sama-sama mengikat hingga anti-oksidan itu tidak bisa terserap dengan maksimal.

Ditambah lagi penambahan gula pada sebuah cup bubble tea dapat sampai 18,5 sendok teh gula per bagian. Tentu saja hal tersebut dapat membahayakan kesehatan. Belum juga bila Anda memberikan tambahan topping pada bubble tea Anda. Bobba bukanlah tanpa ada gula, umumnya produksi bola-bola kenyal ini di rendam sirup gula.

Walau sebenarnya pakar gizi menyebutkan rata-rata konsumsi gula yang diperlukan badan (orang dewasa) tiap hari maksmal 8-11 sendok teh.

Walau mencemaskan, tetapi bukan bermakna Anda tidak bisa menyeruput bubble tea Anda serta menikmatinya. Nyatanya ada langkah sehat menikmatinya. Di bawah ini panduan sehat mengonsumsi bubble tea.

1. Bawa serta cup sendiri

Terakhir sedang trend pergerakan go green dengan bawa wadah minum dan makan sendiri untuk kurangi sampah. Nah, nyatanya pergerakan itu dapat digunakan untuk pola hidup lebih sehat juga. Dengan bawa cup sendiri yang memiliki ukuran lebih kecil dari gelas bubble tea tentu saja akan kurangi konsumsi kalori Anda sampai 30 %.

2. Pilih topping rendah kalori

Jauhi memberikan tambahan topping pada bubble tea Anda, atau Anda dapat pilih topping yang rendah kalori seperti lidah buaya, atau nata de coco.

3. Batasi konsumsinya

Tak perlu langsung setop. Anda cukup kurangi konsumsinya, contohnya 1 minggu 2 barangkali.

4. Kurangi mengonsumsi gula

Prediksikan konsumsi kalori Anda /hari. Bila Anda telah mengonsumsi bubble tea semestinya kurangi konsumsi kalori yang lain, contohnya kurangi bagian nasi, atau hentikan mengonsumsi kue serta cemilan. Kurangi konsumsi gula dengan setahap nanti akan menolong Anda hentikan kemauan minum yang manis.(nda)

0 komentar:

Posting Komentar