Senin, 07 Oktober 2019

Infeksi saat Hamil, Picu Bayi Lahir Prematur

Utamanya memperhatikan kesehatan di waktu kehamilan dapat memberikan efek baik buat calon ibu serta janin. Karena, infeksi yang mengawasi pada saat hamil bisa beresiko jelek pada tumbuh kembang janin.

Satu diantara bahaya pada janin saat badan ibu diserang infeksi di waktu kehamilan ialah bayi lahir prematur. Ini dipacu oleh hormon yang merangsang berlangsungnya kontraksi.



"Semua infeksi baik di gigi atau di vagina bisa menyebabkan badan untuk mengeluarkan hormon yang merangsang kontraksi. Jika kontraksi begitu cepat bisa membuat bayi lahir prematur," tutur Dokter Spesialis Kandungan serta Kebidanan, Dr. dr. Ali Sungkar, SpOG (K), dalam jumpa media SGM Bunda di Jakarta.

Bayi prematur ialah bayi yang lahir sebelum umur kehamilan 37 Minggu. Bayi prematur bukan sekedar memiliki ukuran lebih kecil dibanding bayi biasanya, tetapi mereka dapat mempunyai beberapa permasalahan fisik serta perubahan.

Bayi prematur mempunyai kekuatan yang semakin besar untuk berlangsungnya tidak berhasil tumbuh. Stunting adalah satu diantara bahaya bayi prematur sampai bahaya kematian.

Begitupun bayi yang lahir prematur di antara 23 sampai 28 minggu terutamanya, mempunyai efek komplikasi paling tinggi seperti celebral palsy, ADHD, masalah kekhawatiran, dan permasalahan pandangan, pendengaran serta pencernaan.

"Untuk menahan bayi lahir prematur, ibu harus lakukan kontrol keseluruhannya supaya bisa menjumpai bila terdapatnya infeksi. Kontrol ini dikerjakan diawalnya kehamilan serta cuma 1x," katanya. (nda)

0 komentar:

Posting Komentar